PAGI DI RAUT MEI
Sajak Rudiana Ade Ginanjar
Hanya
wajah sederhana,
hari
ini setapak jauh sekali lagi
tiba. Wajah sederhana
adalah
wajahku; waktu-waktu
beranjak
pergi,
semua
melintas.
Bahkan
dalam hari-hari biasa,
tetap
saja belum tiba
saat kembali. Anak-anak
waktu
berbaur,
ke
dalam isyarat purba.
2024
Comments
Post a Comment