Posts

Showing posts with the label Esai

CAHAYA DAN BENANG: Bagian 2 (Han Kang)

...  Dengan membaca kalimat-kalimat ini, saya mengetahui seterang kilat jalan mana novel itu harus lalui. Dan bahwa dua pertanyaan saya harus sebaliknya.   Can the past help the present? Can the dead save the living?   (Bisakah masa silam membantu hari ini? Bisakah yang mati menyelamatkan yang hidup?)   Lantas, saat saya sedang menulis apa yang akan menjadi Tindak Manusiawi (Human Acts) , saya tergerak pada saat tertentu yang masa silam sungguh membantu hari ini, dan yang kematian tengah menyelamatkan yang hidup. Saya akan mengunjungi kembali pekuburan itu dari waktu ke waktu, dan entah bagaimana cuacanya selalu terang. Saya akan menutup sepasang mata, dan sinar jingga mentari akan menyaput pelupuk mata. Saya merasakannya sebagai cahayanya hidup itu sendiri. Saya merasakan cahaya dan udara membungkus dalam kehangatan yang tak terperi. Pertanyaan yang masih bersama saya lama seusai melihat buku foto itu yakni: seberapa manusiawi kekerasan ini? Dan se...

CAHAYA DAN BENANG: Bagian 1 (Han Kang)

  JANUARI TERAKHIR, SELAGI memilah sepanjang kamar gudang saya menjelang suatu perpindahan yang tidak lama lagi, saya kebetulan menemukan sebuah kotak sepatu lama. Saya membuka kotak itu untuk menemu beberapa catatan harian sejak dari masa kanak. Di antara onggokan jurnal, terdapat selembar pamflet, kata-kata “Kitab Sajak” (A Book of Poems) tertulis dengan pensil melintang di mukanya. Buku kecil tersebut tipis: lima lembar kertas A5 kasar terlipat separuh dan dijepit dengan pengokot. Saya telah menambah dua garis berliku di bawah judul itu, satu garis terus naik dalam enam tingkat dari kirinya, yang lain terus menurun dalam tujuh tingkat ke kanannya. Adakah itu sejenis gambaran sampul? Atau hanya sebuah coretan? Tahunnya—1979—dan nama saya tertulis di belakang buku saku ( chapbook ) [1] itu, bersama seluruh delapan sajak yang digoreskan pada lembaran dalam dengan kerapian yang sama, ditulis tangan dengan pensil sebagaimana pada bagian sampul depan dan belakang. Delapan tanggal be...

KISAH PARA HERO

Oleh: Rudiana Ade Ginanjar     BERBEDA DENGAN LELAKI lincah bernama Hercule Poirot, tokoh penyidik yang lain yang juga berasal dari pengarang sama merupakan seorang nenek berusia uzur. Di lain cerita, seri komik yang hingga kini masih meraja, tokoh detektifnya merupakan seorang “bocah”. Namun Conan Edogawa, si bocah itu, sesungguhnya adalah pria remaja sekolah menengah yang teracuni. Lebih mudah bagi kita mencirikan sosok sang lakon dengan kegemilangan olah kecerdasan, ketimbang hal-hal sederhana yang gampang hilang. Saya berbicara tentang seorang lakon dari cerita kriminal. Di banyak tema,  cerita bergenre misteri ini tidak kalah mengundang minat pembaca. Segala sesuatunya menarik ketika kita bernostalgia dengan persepsi dasar dalam hidup: kebaikan lawan kebatilan. Bahwa hanya dalam garis tegak ajek tersebutlah kita bisa mendapati kenikmatan untuk sejenak kembali meraih keyakinan akan kebenaran. Tahun-tahun kegelisahan telah turut meratapkan kita akan nasib dan tujuan. ...

SEORANG BANGSAWAN WELAS ASIH (T. S. Eliot)

    MUSTAHIL UNTUK MENGABAIKAN faedah pengetahuan dan kritik yang diperlihatkan oleh buku anumertanya George Wyndham, dan mustahil bersinggungan dengan buku itu semata-mata faedahnya akan pengetahuan dan kritik. Maka ikhtiar untuk melakukan itu akan menempati urutan pertama ketidakadilan, selayaknya sebuah karya anumerta, dan buku anumerta menawarkan sejumlah perhatian pribadi kepada penulis mereka. Buku ini merupakan sekumpulan esai dan amanat, disusun dalam urutan sekarang ini oleh Tuan Whibley; [1] mereka diniatkan oleh pengarangnya untuk dibentuk kembali dalam suatu volume mengenai “kesusastraan romantik”; mereka bergerak dari suatu pencarian cerdik demi penanggalan awal dari Romantisisme, melalui Renaisans Prancis dan Inggris, ke Sir Walter Scott. [2] Di tempat kedua, esai-esai tersebut mewakili karya kesusastraan seorang manusia yang memperoleh kehormatan utamanya dalam kehidupan politik. Di tempat ketiga, pria ini mengukuhkan suatu golongan, suatu golongan orang Inggr...